Masif UNIPMA Edukasi Warga Lewat Praktik Permainan Tradisional, Upaya Nyata Lestarikan Budaya
Universitas PGRI Madiun — Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (Masif) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar Festival Permainan Tradisional di Kelurahan Pangongangan, Kota Madiun, pada 14–15 Oktober 2026. Didampingi Dosen Pembina Dimas Setiawan, S.Kom., M.Kom., kegiatan ini merupakan kelanjutan program pengabdian masyarakat dari Prodi Sistem Informasi.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mengenalkan ragam permainan tempo dulu seperti egrang, kelereng, bekel, dakon, dan patil lele. Tak hanya praktik, mereka juga memaparkan sejarah serta nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya. Sesi edukasi dibawakan oleh Nania Eka Ramadhani, Azza An Nushi, dan Dewy Reygyna, sedangkan sesi praktik dipandu oleh Fadillah Fradika Putra, Joanatan Fadillah Aziz, dan Fadilla Amalia secara interaktif dan santai.
Ketua Masif, Fadillah Fradika Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali minat anak-anak terhadap budaya lokal sekaligus merekatkan hubungan antarwarga.
"Harapannya, permainan tradisional tetap lestari, anak-anak tidak bergantung pada gawai (gadget), dan hubungan silaturahmi antarwarga semakin erat," ujar Fadillah.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi selama acara berlangsung. "Orang dewasa tampak antusias bernostalgia dengan permainan masa kecil mereka, sementara anak-anak terlihat sangat gembira mengikuti sesi praktik langsung," tambah Fadillah.
Selain menjadi wujud nyata Tridharma Perguruan Tinggi dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat, kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kontribusi tersebut mencakup SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui edukasi budaya non-formal, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) lewat aktivitas fisik anak, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dalam memperkuat kohesi sosial masyarakat.



